Dara yang mengangguk
Tiap langkahnya menguraikan
jejak-jejak rindu

Meninggalkan kabut yang
menyekat peredaran darahku

Tersenyum berkilau,
ah sayang aku sedang tak
menuruti hati ini sepenuhnya

Kau takkan kukejar,
biar kudamba sejenak
lantas kulupa

Tetaplah tersenyum
dan aku hanya tertawa
melihatmu diboyong orang

Gadis yang menunduk malu
Kenapa begitu!
Jangan malu atas dirimu,
kaulah yang merebut mistik
gelap malam
kau juga yang mencuri keriangan
siang

Kebodohanlah bagi hati ini
yang tak beranjak menghampirimu.

02 Aug 2004

Tagged with:
 

3 Responses to Dara yang Mengangguk

  1. tapuy says:

    ugh! untuk kau, dara yang malu-malu….tegakkan kepalamu, hadapi dunia! dan satu! pilih jalanmu sendiri! dobrak segala batas, kecuali agama! hueiauhiuea aing jadi emosi kieu ,, hehehe sorry Ba’ urang jadi inget ka hiji awewe hehehe..

  2. Toba says:

    Eduuuunnnnn! Hahahahahahaha I c i c…

  3. Morning Sunshine says:

    tdk di kejar karna daranya terbang tinggi ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>