menoleh ke belakang
melalui bahu
menilik langkah yang lewat

kemudian mengayun kembali
melangkah dalam senyum ringan

sesekali kita duduk
mengemil kenangan
mengunyahnya dengan tawa

kegelapan-kegelapan baru
kita masuki
pagi-pagi yang renyah, lembap
kita kunjungi

suatu hari nanti
dengan bijak
kita rebahkan semua badai itu
dalam pelabuhan yang penuh
angin sore

23:48 04/02/03

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>