Melihat langit yang luas
dan jernih itu
Aku teingat Jogja
dan segera juga kamu

Melihat langit fajar
yang mulai terang itu
beserta awan yang terpecah-pecah
Aku teringat pagi di Jogja
dan tak lupa senyummu juga

Ah, di langit pagi ini
begitu banyak gambaranmu
menelusup pada udara sejuk
yang mulai dewasa

Kedamaian pagi Eamadhan
adalah jelas tentangmu
tentang kedamaian
dan tempat bersandar

Fajar yangcerah adalah kamu
Fajar yang cerah
adalah senyumanmu

Dan di atap rumah ini
kupuaskan kerinduankuakanmu
Kuhirup pagi
Kuhirup kamu

*kau tahu?
Rasanya seperti menghisap
Kretek yang mahal
sembari menyeruput
secangkir kopi seleraku

- aku merindukanmu -
-kedamaianku-

04/12/01

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>