semuanya berputaran cepat
begitu

kau yang bergelayut manja
minuman kaleng yang berjajar rapih
senyummu merangkul pikiranku

semuanya begitu cepat
berputaran bagai roda emas
aku takut
itu adalah sebuah dosa

kau menjadi terlarang
perasaan ini di luar batas
dan aku terkatung

memang bodoh berkata mencintaimu
karena tak juga aku berketetapan
pantai mana hendak dilabuhi
laut mana hendak kulayari

jangan memandangku begitu
bilakah padam api ini jadinya

“kenapa kau mencariku sekarang?”
kau berkata

aku tidak mencarimu
hanya kaki ini menghantarku ke sana
lewat gambar-gambar yang hadir kembali
lewat suara-suara yang mendekat lagi

aku berjuang
melawan suaramu
tapi tetap kakiku merayap
ke arahmu

“bukan salahmu”
kutegaskan

hanya aku tak bisa bersabar
tertipu tiap dentum sesaat
dan jatuh pada ledakan kedua
selalu jatuh, terkubur

“kau adalah kerbau”
katamu

ya aku adalah kerbau
aku adalah kebodohan
ajarilah aku

“kau buta”

dan kaupun pergi
dalam lambai berbisik
“benarkah kau mencintaiku?”

3:05 AM 4/25/03

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>