kata-kata itu menusukmu?

maafkan aku
pergulatan ini bagai tak bertepi
aku harus menyudahinya
aku harus memungut sebuah daun;
hidup atau mati

aku masih menginginkanmu
itu jelas,
tapi juga samar

-itu keserakahanku-
-itu keraguanku-

aku masih ingin bertualang
tulang belakangku masih tegap
keputusan bukan sahabatku sekarang

kau juga berjalanlah
tapi jangan hilang senyummu
jangan tak menoleh padaku
aku tak ingin kau hilang begitu saja

ah, tak mungkin ya
kaupun harus memilih
kaupun harus berjalan
dan bertemu dunia-dunia

tapi

kata-kata itu menusukmu?

jawablah,
atau tak perlu?
tapi jangan diam
tersenyumlah atau marahlah

kau simpan aku dalam kotak itu?
cukup?!

dalam rupanya
sumur yang tergali oleh bahasaku
hingga kau tercekat
dan menceburkan aku kedalamnya

“diam, kau sudah putuskan”
teriakmu dari atas sana.

3:18 AM 4/25/03

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>