mendung berdendang manja
saat aku lewat di bawah langit tua
kau dan segala masa lalu kita
tiba-tiba hadir bersesakkan

kedamaian ini,
seperti aku dalam pelukmu
kenyamanan ini,
seperti ketika kau memandangku

kau turun sebagai
lembut rintik hujan
yang menetes anggun
dan merenggut segala penat

langit yang bergelung kelabu
meniupkan kesejukanmu
membawa kembali masa tiga tahun
kebelakang

aku berbincang dengan hawa dingin
tersenyum dengan angin basah
tak habisnya bicarakan kamu

berjalan di bawah langit dingin ini
melaju dengan kesadaran ototku
yang terasa perih terkena kamu
aku butuh lebih dari sekedar jaket,
kamu lebih menusuk dari angin

kehilangan seperti ini
melumatkan isi kepala
kehilangan begini
seperti angka nol di angkasa

besar dan tak ampun menyerangku
ini rindu yang parah dan akut
menyergap jantung,
menyekat pembuluh darahku

aku haus
kelaparan akan kamu
semakin aku bertualang
semakin aku haus
dan merasa bodoh
karena tahu, kau yang kubutuhkan

1:26 AM 7/7/2003

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>