parah betul
kalau kuucap dua-tiga kalimat
dan semuanya selesai

kau menjadi penuh harap
sedangkan aku
sudah tak mungkin mengabulkannya

mungkin aku salah
masih bicarakan bahasa lama
kini aku gagap dalam memenggalnya

aku bukan Tuhan, ya.
bukan penentu jalan-jalan
yang rumit ini
tapi aku punya mandat mengatakan
tidak

entahlah, kelihatannya bodoh sekali
setelah lama merindu, kini ingin kutinggalkan
sama sekali

maafkan aku
sedalam-dalamnya

sekarang
ketika daun tua meregang nyawanya
kukirimkan padamu
“Tidak”

11:33 PM 9/5/2003

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>