tidak bisa tidak
pikiran tentangmu memang mengganggu
ketenangan selalu rusak
senja yang terbangun buyar
mencair seperti limun tanpa gizi

wajahmu selalu melahirkan tanya
menghadirkan keraguan yang tak diharapkan
tak kurang dayaku melepas, menghapusmu
tapi sia-sia
kau seperti hama
selalu lahir dan semakin penuh

“apa yang kau mau dariku?”
itu pertanyaan kita berdua

mungkin kita ini bodoh
tertipu oleh kemudaan
dan dunia yang baru terpandang setitik

dalam apa hendak kukubur kau
mungkin itu juga tanyamu suatu ketika

“aku yang kau inginkan?”
itu pertanyaan kita berdua

tapi juga tidak bisa tidak
bayangmu membantuku berjalan
memapahku berdiri dan
menggelorakan pikiran

tapi
kau ya cuma kau
kau hanya kau
sekedar kau
tak lebih dari kau
dan
justeru karena kau
aku sulit melupakan

3:10 AM 4/26/03

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>