Senyum saja.
kita mati kata waktu jumpa

kalimat-kalimat berlarian cepat
tanpa arah hendak kemana

dari balik pintu bus
kau hilang, sehilang-hilangnya
dari pandangan

biar sekali lagi kita jumpa
setelahnya tutup saja
benang tanpa ujung ini

mau apa lagi?
semua sudah kita lewati
hanya ada kalimat rahasia yang
belum tersampaikan

sudahlah, lupakan saja harapan kosong kita
buang ganjalan dihati
masuki dunia baru

kita harus berenang
dipasir kehidupan ini
jangan tambahi beban lagi

aku bilang ingin jumpa
dan kita berjumpa

“Baik-baiklah kau selalu”

puisi inilah
titik itu.

.2:07 AM 7/22/2003

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>