ingin ku menjelma jiwamu.
pergi ke tempat impianmu.

menyaksikan langit
bersama setangkai senyum-senyum,
berpikir pasti suatu saat
akan dapat sebuah jawaban
dari satu pertanyaan;
‘apakah Tuhan menyapa ku’

ingin ku rasa nalurimu.
menampar matahari dengan tanganmu.

menertawakan ketakutan
dengan rasa takut
menghantui kesenangan
dengan senang
berkelahi dengan pernyataan
yang kurang argumentasi
sehingga tidak logis.

ingin ku jadi lelakimu.
pegang erat tanganmu.

bertahan pada secuil pendapat
tentang perasaan
yang pada inversnya,
ia menjadi tak hingga.

kalimat terakhir tidak mungkin, ya?


========================
Akbar.
9:48 PM 7/14/2003

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>