Rencana apalagi untuk Negri ini
Tak pernah tersenyum, maniskan bibir
Apalagi yang ingin KAU jadikan di tanah ini
Hendak menaikan batu-bata, sudah gulung tikar

Pantesan… sayur “Asam keueung” enak sekali disini
Di Negri yang hidup belimbing wuluh
Kadang sedikit dia rasa manis
Datang hari Raya bikin Timpan, Meseukat

Hidup saling membahu, mati syahid
Itu!! tak boleh hilang
Perang melawan kegoyahan iman
Itu!! harus didepan

Kadang perang kadang bencana
Aku tak sanggup mendengar selonsong itu
Aku-pun tak mampu melihat darah yang mengalir itu
Baru kuingin tersenyum…

Sudah KAU sentil dengan Tsunami
Terantuk-antuk dengan Lumpur hitam
Meraba-raba pada kayu panjang
Tumpah air mata, tuk lapangkan hati

Ya Allah…..
Jangan KAU habiskan air mata ini
Ku simpan sedikit tuk hari esok
Aku ingin tersenyum untuk Negri-ku
Dengan Air mata haru

Ya…Maha Pencipta
Semalam Aku melihat syuhada itu
Sedang memasuki gerbang syurga-Mu
Dan anak-anak yang tak berdosa itu….
Sedang bermain ditaman Firdaus

Ya….Maha Penyata
Aku mohon…
Nyata-kan tutur kata ku
Ya….Maha Pewujud
Aku mohon….
Wujud-kan impian ku

MaMaT
23:20
09/01/05

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>