Masih sendiri
Meraba impi
Terseret umur
Yang kian makmur

Satu tahun kedepan dengan waktu
Yang mungkin masih seperti dulu
Ku ingin seperti pohon kelapa itu
Kian tua kian jadi
Lalu mati kala waktu

Nak!!!
Apa program itu
Apa rencana itu
Apa itu mungkin
Apa itu telah nyata
Atau hendak nyata

Tak bisa kuhitung tangan-tangan yang dermawan
Tak bisa kusadari sel-sel yang memikirkan
Tak bisa kuduga doa-doa yang sayang
Tak bisa kupilah cinta-cinta yang melayang

Betapa mereka untuk ku
Betapa aku untuk nya
Yang kadang hanya debu ditengah bejana

Tuhan!! Mungkin ini serius
Karena aku telah ambisius
Boleh Kau bubuhi saos
Tapi jangan yang pedes-pedes
Yang menyebabkan aku pupus
Karena hari ini, hendak ku urus

Tuhan!!! Andai aku bisa mencuri arsip-Mu
Lalu kulihat dead-line ku

Tuhan!!! Andai aku bisa bisa membujuk Mungkar wa Nakir
Adakah orang yang kikir

Tuhan!!! Bila Jibril-Mu enggan masuk rumah ku
Tolong ingat kan ku, bagian mana lagi yang harus ku sapu

Bukan apa-apa Tuhan!!! Aku takut
Ketika Izroil-Mu mendekat

Rumah ku masih kotor
Dendam ku masih berakar
Perut ku masih lapar
Hutang ku masih melingkar
Dan a-ku, Kau lempar

MaMaT
05:30
08/02/05

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>