Aku bosan disini
Sengketa disana-sini
Biar pahit tetap madu – disana
Biar manis tetap jengki – disini

Kau buang aku kesini
Untuk dicaci-maki
Termenung, memejamkan mata
Kadang menetes embun

Aku tak tahan lagi
Sengketa disana-sini
Aku jalankan semua siksaan
Tak tahan malu dihati
Didepan semut aku dicambuk
Semut pun tertawa-tawa

Aku di caci-maki
Benarkah induknya merasakan nya
Jauh ku pergi
Ke Negeri bisu
Tak ada yang mau hati ku
Jauh dari kasih dan sayang
Ku ingin pergi ku ingin bebas yang tak terikat

Aku bukan semut yang mau ditekan
Atau anjing yang di caci-maki
Atau monyet yang ditertawakan
Atau burung yang ter kurung

Lenyap, semua lenyap
Hampa di hati
Hancur luluh pikiran ku

Aku bukan si peminta ulung
Yang merengek-rengek seperti anjing
Aku makhluk bodoh
Yang malu terhadap yang lazim
Semua pembohong
Harta, jabatan, martabat itu lebih penting
Pagi ini aku di caci
Seperti anak tanpa induk
Sore nanti aku di maki
Seperti tubuh tanpa hati

Tak ada seorang pun
Yang mau membeli hati ku
Ini lelangan terakhir hati ku
Sebelum hancur luluh seketika

MaMaT
2003

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>