Fajar membela gelap pekat
Ketukan perut Bumi terdengar sampai ke darat
Aku termenung pucat
Mereka tertenun bak mayat

Kuduga, Dunia sedang kiamat
Karena air mengamuk dahsyat

Mentari yang slalu murung
Awan kelabu yang pura-pura hebat
Bendungan yang sudah tak terbendung
Hutan rimba pun sudah tak kuat

Kuduga, Dunia sedang kiamat
Karena tubuh dedaunan itu sudah tak kuat

Sekarang Dunia hendak ke Barat
Buta atas tipuan-tipuan yang memikat
Pada Zionis itu kita berkiblat
Karena perut pun, lapar amat sangat

Kuduga, Dunia sedang kiamat
Karena eksis nya si Barat

Ayunan nafsu pun menjadi shahih
Lantunan qalbu pun dianggap lampu merah
Ukiran amar ma’ruf pun sudah tertatih
Dunia sudah tak mengenal shahih
Karna Ad-Din pun dilukis berdarah

Kuduga, Dunia sedang kiamat
Karena dosa kita yang kian berlipat

MaMaT
05:10
28/02/05

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>