akhirnya di stasiun ini
kesedihan jatuh lagi
begitu lagu Gambang Semarang
mengalun pada satu nada tunggal

sesak, begitu sadar
pada langkah berikutnya
aku akan benar-benar meninggalkanmu

Kali ini
tak kutiupkan kalimat harapan
ngeri hatimu makin berdarah-darah

kupejamkan mata
tak kutoleh lagi wajahmu
begitu peron satu terpijak
pisah sudah bumi kita
kecemasan menggelora

biar kutunggu suaramu
aku tak ingin memulai kata-kata
selamat jalan

kuceritakan kesedihan pada petak
sawah yang terlewati
perih memudarkan pandang
air mata mengambang
seperti angin melambai di jendela

Gambang Semarang berdenting lagi
pada bangku peron

aku telah menanam luka baru

____________
00:30 06/04/2005

Tagged with:
 

One Response to Di Stasiun ini, Kesedihan Jatuh Lagi

  1. betri arisa says:

    kadang kala mimpi tak hanya terwujud lewat satu keinginan..
    kadangkala mimpi dan cinta tak bisa tergenggam walaupun itu sudah didepan mata..
    cinta dan perpisahan suatu hal yang seperti dua sisi yang saling bertaut..ia terlalu indah dan menyakitkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>