“Jangan takut”
itu nafas yang terhembus dalam
lagu-lagu
sementara hati gulana menyambangi
bulan pucat

“sebentar lagi”
katanya,
tapi langkah terseok ini
seperti hitungan waktu
yang di eja anak bayi (balita)

aku gelisah,
mendengar kabar-kabar, berita dari samping
dan seberang
tentang senjata, tentang orang yang berdamai
dengan waktu

aku tergelung pucat.
tapi kali ini tak lagi sembunyi
aku akan terus berlari
biar angin sudah seperti goblok
terkumpul diperut yang lapar
aku pergi ke pusat rasa takut
karena ketentuan Tuhan
hanya bisa dirubah dengan gerakan
bukan gertakan

“sampai kapan kau akan bertahan?”
ujarnya,
aku tak tahu, betul-betul tak tahu
waktu malam menggeliat,
aku hanya berpikir, esok pagi pergulatan baru
waktu fajar tersenyum,
aku hanya berpikir dalam kantuk,
aku akan berangkat ke bukit, memecah batu-batu
meninggikan pondasi berpijak

Dan dalam dendang buaian
kuusap kekusutan dalam hati
kubisikkan padanya:
“ayolah, ayolah”

_______________
22:34 08/12/2006

 

2 Responses to Aku Mendengar Lagu Kali ini

  1. ndree says:

    ayolah apa? sabar yah cuy, hidup memang perang

  2. Toba says:

    horeee, si galing nongol lagiiiii

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>