Heh!
Kamu fikir hatiku batu?
Diserbu rayu setiap hari setiap waktu
Tak mempan malah berpental??
Sialan!
Lama lama aku juga bisa jatuh cinta tauk!
Bisa luluh dalam sendu tatap matamu saat mengkhawatirkan sedihku
Bisa runtuh ego dan angkuhku
Dengan kalem tapi pedasnya sindirmu
Bodoh! Bodoh! Bodoh!
Sekarang kenapa kamu malah diam saja?
Ayo geraaak! kalau perlu lari
Dan bawakan aku sebatang cokelat
Tak mungkin kususui anakku dengan sebait puisi
Tapi gula dalam cokelat mampu meredam tangisnya di malam hari
Yang mungkin menghentikan kemesraan kita nanti


=========================
Layla.
(21 Oktober 2004)

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>