Update Selasa 18 Mei 2010:
Saya pikir hari ini akan jadi hari-hari cycling biasa di quarantine tank dan main tank, ternyata ada sesuatu yang terjadi yang merubah jalur perencanaan.


Quarantine Tank:

  1. Pagi ini Letter 6 kembali langsung menghampiri begitu penutupnya dibuka.

    .
  2. Saya perhatiin ketiga ikan di karantina. 
    • Letter 6 badannya mulus, berenang aktif, makan rakus, tapi nafasnya kok ngos-ngosan gak normal?

      .
    • Unicorn santai, tidak ngos-ngosan dan badannya mulus. Tapi masih enggan ngejar makanan.


    .

  3. Iseng-iseng test air tank karantina, pake strip JBL easy test 5 in 1, ternyata Nitrite-nya 10mg/l !!!! Sedangkan Nitrate lebih rendah yaitu 25 mg/l. Pusing deh. Memang di seting tank karantina ini tidak ada bagian filtrasi biologis. Dan sepertinya ini penyebab utama Morish idol mati.

    .
  4. Yang pertama terpikir “jangan sampe L6 ini pada mati…”. Tindakan selanjutnya:

      .
    • Segera mentransfer dua ekor L 6 ke Main Tank.

      .
    • Tidak ingin mengulang kejadian angel kennedy, saya ambil dua ekor L 6 dengan tangan, tanpa net. Pada proses pengambilan ini, unicorn terlihat stress, warna dibadannya memudar jadi belang coklat putih, dan sampai magrib tidak keluar dari hiding place nya.

      .
    • Mengangkat hiding place yang tidak terpakai, menyisakan satu untuk unicorn.

      .
    • Berencana menggunakan body skimmer jebo 180 menjadi semacam ‘fluidizer’ yang diisi ceramic/bioball. Buat tempat bakteri aerob.


Main Tank:

  1. Pagi hari, Anemon karpet bergerak pindah sedikit ke belakang. Siang hari sudah ‘gelantungan’ nempel terbalik di sela karang, dibawah lempeng karang tempat dia tinggal sebelumnya. Monyong bener dah kalo anemon udah begini! 
    Image
    Jam 10 pagi

    Image
    Jam 1 siang


    .
  2. Bintang laut pasir terlihat keluar dari pasir beberapa kali seharian ini.
    Image

    .
  3. Proses Letter 6 masuk ke main tank:
    • Kondisi lampu main tank menyala.

      .
    • Aklimasi suhu selama 40 menit, niatnya Cuma 30 menit, eh kelewatan. Efeknya, dua lettersix yang diapungkan didalam ompreng semakin megap-megap nafasnya, mungkin karena oksigen menipis dan air yang nitratnya masih tinggi. Waktu diapungkan saya apungkan di bagian kiri tank (dipisah brace tengah tank), pengen tau apakah ini mempengaruhi wilayah yang akan mereka kuasai begitu masuk ke tank.
      Image

      .
    • Aklimasi ph air, dengan cara memasukkan beberapa bagian air main tank ke dalam ompreng, Cuma 5menitan, karena kasian liat L6 udah megap-megap.

      .
    • Dengan tangan, satu persatu dilepas ke main tank

      .
    • Letter 6 begitu masuk main tank, langsung ngumpet di belakang tumpukan karang sebelah kiri, diem diatas pasir selama beberapa menit. 
      Image
      ngumpet numpuk
      Image
      masih kaget


      .
    • Setelah agak terbiasa baru dia berenang-renang, menyusuri dinding belakang Main Tank. Nafasnya masih terlihat ngos-ngosan, mungkin masih menyesuaikan dengan air main tank.

      .
    • Ketika menyusuri dinding belakang main tank, dua ekor L6 ini bertemu dengan clown dan anemon nya. Dan sepertinya mereka tertarik sekali, sehingga beberapa kali coba mendekati clown dan hostnya, maka clown pun melakukan gerakan-gerakan defensif. Saya hawatir melihat ini, takut dua L6 itu tersengat anemon. Pengalaman dulu beberapa ikan tersengat anemon dan mati sehari sesudahnya.
      Image
      Bermain dengan bahaya
      Image
      usil atau penasaran? junior kok ngejago? :lol:

      .
    • Setelah setengah jam berada di main tank, dua L 6 itu berenang duet keliling tank. Saya perhatikan badannya mulus, dan nafasnya mulai normal. Mereka sehat, bahkan bisa dibilang tengil, semua penghuni asal seperti jabing dan hermit crab didekati (kayak mau kenalan :lol:
      Image
      Image

      .
    • Sore hari setelah lampu mati, saya temukan satu ekor L6 memilih ‘sarang’ di lubang karang bagian kanan, sedangkan satunya lagi pada karang diatasnya.


    .

  4. Setelah L6 masuk main tank, banyak partikel-partikel halus yang beterbangan, tapi tidak sampai mengganggu pemandangan. Tapi saya justru senang melihatnya, seperti di reef aslinya (berdasarkan liat-liat di film-film reef :p ). Masih diperhatikan lebih lanjut, butiran-butiran apakah itu?

    .
  5. Refugium:
    • Serabut putih pada batang semakin banyak.
      Image

      .
    • Snail tak dikenal terlihat lagi, kali ini kamera siap.
      Image

      .
    • Hampir semua batang dan daun anggur hijau yang sehat mencuat tegak ke atas ke arah lampu.
      Image

      .
    • Mulai terlihat beberapa pods, dan ‘cacing berkaki banyak’ (lupa namanya), menggerayangi kaca. Sayang kamera hp gak mampu nangkep gambar sekecil itu.

      .
    • Pasir DSB refugium bagian tengah ke depan tampak mulai berwarna kecoklatan. Dimana di bagian itu pula terdapat sisa-sisa batang dan daun anggur hijau yang mati, yang kemarin saya bersihkan tapi tidak dibuang keluar.

      .
    • Segera membersihkan sisa-sisa tanaman yang mati, karena menurut sumber yang saya baca itu dapat meningkatkan phospat.
    • Phosphate

      Phosphate can be introduced to your aquarium mainly from tap water, dead plants and fish food. High phosphate levels can cause algae outbreaks. There are products on the market to remove phosphates and you can do your part by keeping up with your aquarium maintenance and performing regular water changes. Saltwater reef tank keepers and freshwater plant keepers may want to invest in a phosphate test kit.
      http://www.fishlore.com/WaterChemistry.htm

      .

    • Dipermukaan pasir refugium, terdapat beberapa gelembung udara yang berukuran kecil disana-sini, dan sesekali naik ke permukaan, membawa serta sekitar 4-5 butir pasir halus yang kemudian jatuh kembali ke bawah begitu gelembung udaranya meletus.
      Image

Adverstisement

Office: Rasuna Office Park 1 Blok io-10 JL. HR Rasuna Said Jak-Sel 12960

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>