Update Sabtu 22 Mei 2010:

  1. Siang hari. Begitu cek akuarium siang ini, saya kaget melihat anemon karpet menciut masuk ke dalam karang. Takutnya mati.
    Image Image
    Image

    .
  2. Berbarengan dengan itu, saya tidak melihat Unicorn berenang-renang, saya keliling main tank pake senter buat cari di sela-sela karang, tapi gak ketemu.
  3. Sore hari. Anemon sudah mengembang lagi. Saya cari lagi Unicorn, dan tetap tidak ketemu.
    Image

    .
  4. Mulai timbul curiga itu Unicorn dimakan anemon, apalagi setelah saya perhatikan lebih dekat, ada beberapa tentakel yang luka di piringan anemon karpet (mungkin bekas perlawanan unicorn??) ………..

    Image
    bagian tentakel yang luka, botak.

    .
  5. Untuk membuktikan apakah unicorn dimakan anemon atau tidak, saya harus liat sendiri proses dari awal bagaimana seekor anemon makan ikan, apakah memang mengkerut seperti itu. Maka saya buat percobaan kecil, saya coba kasih makan ikan mas kecil.
    1. Saya ambil ikan mas kecil yang baru mati (badannya masih lemes).
    2. Terus saya berikan ke dekat mulut anemon pake jepitan panjang.
    3. Proses selanjutnya biar dijelaskan oleh kamera:
      1. Image
      2. Image
      3. Image
      4. Image
      5. Image
      6. Image
      7. Image
      8. Image
      9. Image
      10. Sebetulnya pengen coba lagi pake ikan mas hidup, pengen tau efek sengatannya seperti apa, tapi gak ada waktu, dan persediaan ikan mas buat belut tinggal sedikit.

      .
    4. Setelah itu anemon mekar kembali. Dan belum pernah se-mekar ini sebelumnya. Piringannya mekar lebar dan jadi lebih tipis. Keliatannya segerrrr banget. Mulutnya tetap membuka, sepertinya memang seperti ini ‘habit mulut’ anemon karpet (sebelumnya di log ini juga saya bertanya-tanya kenapa mulut anemon karpet membuka).

      Image

      Image

      Image


      .
    5. Tampak ‘perut’ anemon yang ndut.

      Image

      .
    6. Anemon ini organ untuk masuk makanan dan keluar kotoran itu cuma satu, ya mulutnya. Maka saya putuskan untuk menunggu saja hasil buangannya. Kalo memang unicorn dimakan, pasti kotorannya besar juga.
  6. Hermit crab saya kira mati di dalam karang, ternyata dia lagi ganti kulit.
    Image

    .
  7. Ciplakan bintang pasir di main tank, mahluknya lagi gak disitu padahal. Lucu aja.
    Image
  8. Refugium:
    1. Image

      .
    2. Brown algae makin merata di pasir
    3. Gelembung udara makin banyak di atas pasir.
    4. Pods semakin ramai di kaca refugium, di batang anggur hijau, di sela-sela batu, di atas pasir. Makin beragam jenisnya, sayang kamera BB tidak mampu foto sampai sedetail itu, dan digicam saya rusak kebanting pula. Saya bisa menghabiskan waktu setengah jam untuk memperhatikan detail organisma di refugium.
    5. Serabut-serabut yang awalnya putih sekarang jadi coklat. Entah tertutup algae atau memang begitu perkembangannya?
      Image

      .
    6. Beberapa sulur anggur hijau sudah menyentuh permukaan air. Melihat beberapa posting teman-teman RF mengenai anggur hijau alias Caulerpa, sepertinya memang tumbuhnya mendekati cahaya, bahkan mengambang dekat permukaan.
      Image

      .
    7. Beberapa efek percobaan lampu tidak 24 jam (jadi 18 jam nyala, 4 jam mati) selama dua hari. Tiga buah pecahan anggur hijau kembali memutih warnanya.

      Image

      Image

      Image


Quarantine Tank:

  1. Air masih bersirkulasi, belum juga dibuat filter biologisnya.


Bacaan beberapa hari ini:

  1. Tentang Lettersix http://animal-world.com/encyclo/marine/ … ueTang.php
  2. Tentang Unicorn http://animal-world.com/encyclo/marine/ … cornis.php
  3. Tentang yellow tang (kandidat penambahan berikutnya) http://animal-world.com/encyclo/marine/tangs/yellow.php
  4. Tentang Caulerpa racemosa http://www.iptek.net.id/ind/pd_alga/ind … ijau&id=11


Adverstisement

Office: Rasuna Office Park 1 Blok io-10 JL. HR Rasuna Said Jak-Sel 12960

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>