Kita pisah
Meninggalkan serakan pasir
Di dasar hati

Bertanya, tak bertanya
Tentang apa kenapa
genangan sayang habis tak bersisa

Kilas-kilas kenangan
Mengerat kesehatan hati
Dan tangis tak bisa berbohong

Di balik punggung yang bertemu
Ada kerinduan akan manja dan sapa
Tapi kita berkeras untuk diam

Dan jadilah kita pembunuh
Keadaan membuat kita terbunuh
Anak panah cinta patah terinjak kenyataan

Perlahan
Berjalan menjauhimu
Dan mulutku mengaduh
“Aku merindukanmu,
aku merindukanmu,
aku merindukanmu…”

++Mobile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>