Perpisahan yang nyata
Tampil bagai raksasa
dan segera galau mendera

Keluhan, sesal, semakin menebal
mendirikan dinding beton
dalam lubuk hati

Takut itu pasti
enggan melangkah lumrah terjadi.
Tapi waktu tak berperi
pelan dan pasti,
dia menghantarkan kita padanya

aku akan menangis dan tertawa
kuanggap,
saat ini adalah selamanya

 

=====
1:14 am, 05/11/2011

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>