sekerat daging
berdenyut menjaga hidup tuannya

sebuah ruangan
bersinar, hingga akhir hidup tuannya

sekerat daging membiru
denyutnya satu-satu
sebuah ruang, temaram
cahaya hanyalah percik-percik belaka

pada antara dimensi daging dan roh
sebuah jiwa teronggok,
diliputi karat,
hanya sebuah mata terlihat
menatap harap

 

30/06/11 – 06:00 am

Tagged with:
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>