Posts In Category Mamat

Taati Hukum ya Nak!

on February 20, 2006 by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Tak tahan lagi Remang miang sengketa disini Hancur luluh sepi seketika Bungkuk jalannya, itu aku Pucat mukanya, itu aku Siapakah daku? Aku bukan burung yang sabar di dalam sangkar Atau ikan yang mengadu nasib di dalam aquarium Apalagi semut yang mudah dihancurkan Terus-terang, aku bukan beo yang mudah mengikuti Kita tidak bisa ditekan… MaMaT 15/08/02

Read more...

Kuduga, Dunia sedang Kiamat

on February 20, 2005 by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Fajar membela gelap pekat Ketukan perut Bumi terdengar sampai ke darat Aku termenung pucat Mereka tertenun bak mayat Kuduga, Dunia sedang kiamat Karena air mengamuk dahsyat Mentari yang slalu murung Awan kelabu yang pura-pura hebat Bendungan yang sudah tak terbendung Hutan rimba pun sudah tak kuat Kuduga, Dunia sedang kiamat Karena tubuh dedaunan itu sudah [...]

Read more...

Sahabat-ku

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Cemara, ceritakan daku tentang sahabat sejati Apalah arti bagi makhluk yang tak belulang Khianat, ingkar, bagi batu yang keras Itu bagimu, bukan bagiku Ku cari gerimis dengan kesakitan Tidak kan rapuh seperti kerupuk Itu lah dia yang bersinar bagaikan bulan Yang sabar bagaikan kura-kura di tepi pantai MaMaT 2002

Read more...

Hari esok, esok, esoknya lagi

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Pagi yakin kujelang Mata terbuka kulihat secarik sinar mentari Kesegaran pu masuk kamar kost-an ku Kesegaran inilah ku pergunakan… Untuk berfikir positif, Berfikir cerah, Berfikir kedepan, Berfikir esok, esok, esoknya lagi Banyak yang harus kulakukan hari ini Banyak yang harus kutuntaskan Hari ini harus jadi milik-ku Hari ini harus ku kuasai Apakah esok adalah hari? [...]

Read more...

Berfikir – bertindak

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Sudahkah kau ingat pencipta mu Sudahkah kau bayangkan maut Sudahkah kau doa kan ibu bapak mu Sudahkah kau suruh tulis amal baik mu pada malaikat Sudahkah kau pelihara hubungan sosial mu Sudahkah kau hampiri masa depan mu Jangan sia-sia kan hari-hari mu Karena kau telah ada Jauhi dunia butamu Dan sambut dunia terang mu Jangan [...]

Read more...

Mawar

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Ku ingin kau seperti mawar Yang cepat beradaptasi Yang duri nya bisa melarang Yang berdosa untuk menyentuh nya Yang harum nya, Bisa mengharumkan Bangsa dan Agama MaMaT 2002

Read more...

Mencoba memaknai Cinta

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Bagi ku, cinta adalah sepucuk bintang dilangit Yang cukup kupandangi Yang tak mungkin kugapai Yang tak tega ku sentuh Dan ku kan senang Pabila dia alami senang Dengan menampakkan tawa terang-menerang nya Dan ku kan sedih Pabila dia alami redup Dengan menampakkan cahaya cair di matanya Dan ku kan cukup senang Ketika dia menikmati kesenangan [...]

Read more...

Tujuan

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Ada apa dengan tujuan Dia bukan sesuatu yang acuh Seperti angin yang mampir Kemana tujuan arjuna? Otak bukan batu yang beku Pikirkan lah kemana tujuan arjuna Dedaunan bisa sintesis Kita bisa planning Kapal-kapal bisa berlabuh Pelatih bisa ber-strategi Gempa bisa gemuruh Kita bisa menyerang MaMaT 29/07/02

Read more...

Trotoar – Trowongan

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Mentari hilang entah kemana Diganti bulan Dibantu lampu-lampu kota Dua yang bernyawa berada di trotoar trowongan Ku rasa yang di rasa oleh nya Kedinginan, menggigil Suara jangkrik bersiul Binatang-binatang besar yang berisik Ku pandangi terus Kadang-kadang tampak mengabur Dimata ku yang tersapu angin Ku dekati dua yang bernyawa Ku ajak ber kata-kata Lapar sudah biasa [...]

Read more...

Tangisan seorang anak, Yang menanti kasih Bunda

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (1)

Lama kunanti kasih bunda Seperti menanti hujan di kemarau panjang Kemarau itu rantauan Dan hujan itu kasih sayang Serta penantian itu waktu yang panjang Lama kunanti kasih ibu Kasih sayang seorang bunda Yang tak dapat dikalahkan oleh siapa pun Walaupun oleh conglomerate sekalipun Atau saudara dekat, meskipun Kunanti kehadiran bunda disisi ku Yang dapat memberikan [...]

Read more...

Nyanyian se-ekor hati yang sakit, Kepada hati yang sehat

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Aku bosan disini Sengketa disana-sini Biar pahit tetap madu – disana Biar manis tetap jengki – disini Kau buang aku kesini Untuk dicaci-maki Termenung, memejamkan mata Kadang menetes embun Aku tak tahan lagi Sengketa disana-sini Aku jalankan semua siksaan Tak tahan malu dihati Didepan semut aku dicambuk Semut pun tertawa-tawa Aku di caci-maki Benarkah induknya [...]

Read more...

Ajal

on by mamat in Dedicated, Mamat, Comments (0)

Siapa yang tahu hujan kan turun Siapa yang tahu gempa kan datang Siapa yang tahu nanti malam tahlilan Angin kencang Suasana mendung Dunia gelap Ada dua berbaju putih di rumahku Mengapa ajal begitu cepat MaMaT 2002

Read more...