Posts In Category Puisi Cinta Nyenius

Tidak, Bukan Begitu

on August 21, 2010 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (0)

Tidak bukannya aku benci kau telpon hanya aku menolak berharap jangan tawarkan yang tak bisa kau beri jangan menjadi matahari kalau sinarnya hanya mimpi biar pertemuan kita sebatas kesenangan belaka jangan bawa hati lupakan soal rasa jangan buat aku mengumpatmu Tidak bukannya aku benci kau hibur itu akan membuatku bersandar padamu sedangkan tak jelas betul [...]

Read more...

Dari Teman Sekelasmu

on July 24, 2009 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Puisi Nyenius, Comments (1)

Aku menjadi gugup Setiap melihatmu disana, bercanda, tertawa lepas Terpaku terhantam keanggunanmu Ingin yang tampaknya takkan bertemu harap Dalam bayangan kupandangi Wajahmu, gerakmu, senyummu Indah, tak ada kata yang lain Namun harap sekedar harap Impian tentangmu terlalu muluk Nilai diriku hampir tak ada Gelap rasanya ujung jalan menujumu Rasa ini tetap menyala Untukmu. Merajai hati [...]

Read more...

Semakin Lama Jadi Makian

on by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Puisi Nyenius, Comments (0)

tak mungkin lain lagu itu hanya untukmu lagu tentang ruang yang kau kosongkan dan mimpi yang kau kacaukan tak bisa kubayangkan yang lain hanya wajah dan namamu juga langit pagi yang kita lihat waktu itu lagu itu hanya untukmu walaupun sejarahnya sudah berlumut seperti candi tetap untukmu aku menangis seperti pria bodoh meratapi kehampaan mendadak [...]

Read more...

Waktu Itu, Di Atas Sini

on by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Puisi Nyenius, Comments (0)

tersentuh jendela alumunium, dingin. pada ketinggian ini lampu-lampu menggantikan bintang membentuk wajahmu “mari pindahkan sofanya sehingga kita bisa memandangi kota dalam pelukan” katamu, sukamu. aku berdiri canggung didepan jendela ini. masih terasa guratan dilantai bekas sofa itu bergeser aku merasakan bahumu yang mengangkatnya aku lihat candamu ah nafasku merutuk sadar bahwa sekarang dada yang berdegup [...]

Read more...

Dambaanku, dambaanku

on by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Puisi Nyenius, Comments (0)

luruh semua beban di dada saat kutiupkan huruf-huruf yang membentuk namamu diujung bibirku hilang segala kelu dan hadir segala rindu Stasiun ini dingin lampu-lampu berwarna sephia aku membeku dambaanku jawablah sapaku, tolehlah wajahku, mataku yang berharap dunia bergerak perlahan orang-orang bicara dalam dengung aku lihat pundakmu menjulang seperti gunung tinggi begitu jauh dambaanku, dengarlah suaraku [...]

Read more...

Luka Taman Rahasia

on November 24, 2008 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (3)

Banyak yang bertanyaBagaimanakah menghapuskan cintaBila goresnya telahmembarut dalam hati “mengalirlah seperti air,Biarkan rasa itu habis ke muara.Jangan dilawan, sebab cinta adalahDenyutan yang nakal dan murni,Ia akan memberontak terhadap segala tekanan” Banyak yang bertanyaBagaimanakah menghapuskan cinta yang tak seharusnya,Sedang bunganya telah memenuhi taman hati “cabut akarnya,Mandulkan tanahnya.Walau penuh darah,Ia toh kan sirna juga” Kebodohan telah terjadiDan [...]

Read more...

Cinta yang Salah

on November 23, 2008 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (0)

Dalam cinta yang salahKita terus berenang dalam tawaMenembus hujan dan panas Tak ada yang betul-betul rahasia Di dunia ini, sayangkuSepertinya mereka tahuDan membenci dalam diam Dalam kegelapan segala sesuatu,Norma-norma runtuhBerganti taman-taman indahYang mungkin palsu Mungkin inilah yang disebutDengan ; gila

Read more...

Chaconne

on by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (0)

  AkankahMasih kau palingkan wajahmu padakuApabila langkahmu semakin kukuh dengannya AkankahTetap kau berikan senyum sepenuh jiwaPada hatiku yang meratap dan merayapi dinding sunyi Pada langit aku bersumpahTak kan kutitikkan air mata kesedihanku dimatamuAkan kujaga senyummu Akan kubela kebahagiaanmuWalau harus terperosok jauh ke dalam duka -Ibu, anak gadismu mencintaDan tak terengkuh apa yang didambaIbu, tak terperi [...]

Read more...

Bersulang Untukmu Sepenuh Hati

on August 2, 2007 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (5)

Kau yang pernah kupilih, Kutimbang-timbang perlahan Gadis dengan bunga yang merintik Pada tiap ujung senyumnya Tatap yang lembut dan pikiran yang tajam Ah betapa waktu telah berlalu Aku menyaksikanmu dari jauh Melihatmu menari dan tersenyum bersamanya Kuacungkan gelas kopi kegelisahanku Bersulang untukmu berdua Terima kasih, Pernah membuat malam-malamku Penuh bintang, harap, dan penantian Saat itu [...]

Read more...

Tentang Perkenalan Singkat Kita

on by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (2)

Tentang perkenalan singkat kita Terdapat kecup-kecup manis penuh bunga Senyum manja yang tulus Dan bibir yang kadang merengut sebal Mungkin kau menyesalinya Dan merutuk pertemuan itu Aku tidak Itu alur cerita yang pernah kita pilih Dengan sadar Sebuah usaha menawar ketentuan Tuhan Dan ya, itu singkat Tapi bunga yang hanya hidup semalam pun Memiliki keindahan [...]

Read more...

Minggu yang Dibalut Pertengkaran

on February 20, 2007 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (2)

Minggu-minggu ini lengkap kita balut dengan pertengkaran sekian detik termakan dalam marah dan sedih lelah ya, dan tentu bosan sangat kita harus mencari wajah lain dari percintaan kita mengeluarkan sisi-sisi menarik yang belum lagi terlihat Ya, setelah bulan-bulan yang menyenangkan sebelumnya, rasanya pertengkaran itu menyehatkan dia mengalirkan lagi darah kotor hubungan kita, ekses dari kebahagiaan [...]

Read more...

Dan Kau pun Hilang Dalam Mimpi Itu

on January 9, 2007 by nyenius in Puisi Cinta Nyenius, Comments (2)

Semalam aku memimpikanmu menangisi kegagalan kisah yang dulu yang menunnjukkan habis sudah semuanya wajahmu, senyummu, tanganmu yang mengajakku pergi. sudah tak berlaku lagi pecah semua gambaran itu kau tertawa renyah menggandengku menuju duniamu dan aku hanya diam mengikutimu perlahan dari jauh tanpa lelah tersenyum kau kenalkan aku kepada orang-orang yang semuanya menegaskan sayangnya kita berpisah [...]

Read more...