on September 16, 2007 by ndree in Dedicated, Ndree, Comments (0)
Kereta Takdir
Terlampau cepat kau melaju..
Hingga jiwaku terurai oleh kencangnya angin berhembus.
Buyar sudah harapan dan mimpi
Semua sahabat dan orang terkasih menghilang sekelebatan mata
Aku tetap terbawa dan tak dapat berhenti
Tak ada lagi pikiran statis untuk merenung
Tak dapat lagi kusesali serpihan-serpihan yang telah menghilang
Hanya berharap kereta ini berhenti
Entah di kaki langit atau di dasar bumi
Selamat tinggal temanku yang terkasih
Tags: puisi cinta

No Comments
Leave a comment